Sabtu, 29 September 2012

Kemkominfo Blokir 19 Situs yang Memuat Musik Digital Ilegal

Gesit Prayogi - Okezone
Selasa, 10 Juli 2012 15:28 wib
detail berita
Ilustrasi
JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) telah memblokir (menutup akses) 19 situs yang memuat memuat konten musik digital ilegal. Langkah blokir ini, dilakukan Kemkominfo untuk melindungi karya musik anak negeri yang belakangan mudah diunduh secara ilegal melalui situs internet.

“Sampai saat ini kami telah memblokir 19 situs yang memuat konten musik digital ilegal,” terang Kepala Humas Kemkominfo Gatot S Dewa Broto kepada Okezone, Selasa (10/7/2012).

Pemblokiran situs yang memuat konten musik digital ilegal masih berdasarkan laporan masyarakat. Di mana, melalui laporan masyarakat, Kemkominfo memutus link terkait dengan konten musik digital online Ilegal tersebut.

Dengan demikian, meskipun link muncul di layanan pencarian, secara otomatis akses terhadap link tersebut tidak dapat diakses.

Namun, menurut Anggota Komisi 1 DRP RI Roy Suryo langkah yang dilakukan pemerintah saat ini belum efektif, karena bertindak berdasakan laporan.

Menurut Roy yang juga dikenal sebagai pakar telematika, pemerintah harus memiliki mekanisme yang jelas dalam masalah konten musik digital ilegal.

“Komisi I satu juga masih melakukan pembicaraan dengan beberapa musisi dan Asosiasi Penyedia Jasa Internet (APJI) untuk mencari mekanisme yang tepat untuk menghentikan download konten musik digital ilegal di Indonesia,”


Sementara itu, Kemkominfo sampai saat ini masih kesulitan untuk memperoleh data pasti terkait jumlah konten musik digital, baik legal maupun yang ilegal di Indonesia.

Lagi, China Batasi Rakyatnya Berekspresi di Internet

Gesit Prayogi - Okezone
Rabu, 11 Juli 2012 16:20 wib
detail berita
ilustrasi (Foto: Maximumpc)
BEIJING – Siapa yang tak mengetahui jika China membatasi rakyatnya dalam hal akses internet. Tidak hanya selesai sampai disitu, kali ini Negeri Tirai Bambu tersebut akan melakukan pembatasan konten unggahan video yang berbau kekerasan dan pornografi.

Badan milik pemerintah China yang melakukan sensor mengalihkan perhatiannya ke video online. Badan tersebut telah memiliki aturan yang ketat untuk mengekang kebebasan berekspresi di internet. Demikian dilansir dari Theregister, Rabu (11/7/2012).

State Internet Information Office and State Administration of Radio Film and Television (SARFT) mengatakan, “konten vulgar” termasuk pornografi dan “tayangan kekerasan” akan dilarang dimuat di internet.

Hal itu merupakan kebijakan yang lumrah bagi sensor China. Melalui aturan ini,  departemen itu ingin melakukan perlindungan kesehatan baik fisik maupun mental anak-anak muda yang dapat terganggu melalui konten-konten video yang berbaru pornografi dan kekerasan.

Dalam implementasinya, pemerintah China meminta situs layanan video untuk melakukan sensor bagi video-video yang memiliki materi yang dilarang. Kemudian jika ada video yang lolos, pihak pemerintah akan meminta pertanggung jawaban situs layan video tersebut.

Namun sayangnya sampai saat ini belum ada rincian yang jelas untuk kategori "Vulgar"

2014, 20 Juta Rumah Tangga Terhubung Internet

Rohmat - Okezone
Kamis, 12 Juli 2012 09:29 wib
ilustrasi internet (Dok: Okezone)
NUSA DUA - Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Muhammad Budi Setiawan menegaskan, Indonesia menargetkan pada tahun 2014 sebanyak 20 juta rumah tangga akan terhubung dengan jaringan internet.

Selain itu, ada sekira 40 persen kabupaten dan kota juga akan terpasang dengan jaringan internet dengan kecepatan 50 MBPs.

“Jaringan ini akan tersambung melalui program Pusat Layanan Internet Kecamatan (PLIK),” ujar Setiawan dalam acara  Bali Annual Telkom International Conference 2012 (BATIC 2012), yang berlangsung tiga hari di Hotel Niko Nusa Dua, Bali, Rabu (11/7/2012) malam.

Untuk itu, diharapkan peran besar seluruh perusahan telekomunikasi yang ada yang saat ini, sudah tersebar di berbagai daerah di Indonesia agar bisa ikut berpartisipasi.

Jumlah tersebut, kata dia masih sangat jauh, tetapi diperlukan peran perusahan telekomunikasi melalui Universal Service Obligation (USO).

Dikesempatan yang sama, Direktur Utama PT Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin) Syarif Syarial Ahmad mengatakan, BATIC kali membawa misi sebagai perusahaan Indonesia yang mampu berperan aktif di bisnis telekomonikasi global.

BATIC diperuntukkan bagi operator telekomunikasi internasional dan domestik guna  mengekplorasi peluang bisnis maupun  pengetahuan dan informasi lainnya.

Diharapkan pertemuan yang diprakarsai Telin ini bisa membawa misi sebagai perusahaan Indonesia yang mampu berperan aktif di bisnis telekomunikasi global.

BATIC tahun ini diikuti 65 perusahanan Global dari 19 negara di dunia. Agenda utama yang  menjadi bahasan terkait  Monetisasi Tren Teknologi Telekomunikasi, dimana tren teknologi dan bisnis mobile and internet di masa mendatang yang  perlu terus  dikembangkan.

Hacker Bocorkan 420 Ribu Password Formspring

Andina Librianty - Okezone
Kamis, 12 Juli 2012 15:05 wib
detail berita
Ilustrasi (Foto: Mashable)
CALIFORNIA – Jejaring sosial Formspring menjadi korban terbaru hacker, dengan bocornya ratusan ribu password pengguna. Lebih dari 420 ribu password Formspring telah di-posting ke forum keamanan.

Dilansir dari Mashable, Kamis (12/7/2012), Formspring menulis pesan di situs-nya pada Selasa lalu, hacker telah merilis 420 ribu password dari server miliknya dan mengirim informasi log- in itu ke forum keamanan. Kabar dari Formspring kembali menambah rentetan panjang situs yang menjadi korban pelanggaran keamanan serupa, dengan korban sebelumnya yaitu situs LinkedIn, eHarmony, dan Last.fm.

“Pagi ini kami mengetahui telah terjadi pelanggaran keamanan, beberapa password pengguna mungkin telah diakses. Menanggapi hal itu, kami telah menonaktifkan semua password pengguna,” tulis Formspring di situsnya.

Karena itu, Formspring meminta semua pengguna untuk mengatur ulang password mereka sebagai tindakan keamanan.

Setelah menyelidiki bocornya password pengguna, Formspring melaporkan bahwa seseorang telah membobol salah satu server pengembangan, sehingga bisa menggunakan akses yang di dapat untuk mengambil akun dari basis data produksi.

“Kami menanggapi masalah ini dengan sangat serius dan terus meninjau kebijakan keamanan internal kami, serta prakteknya untuk membantu memastikan masalah ini tidak terjadi lagi,” ungkap Formspring.

Kim Dotcom Bikin Lagu untuk Obama

Yoga Hastyadi Widiartanto - Okezone
Jum'at, 13 Juli 2012 11:23 wib
ilustrasi (foto: 3News)
WASHINGTON - Pendiri MegaUpload Kim Dotcom memamerkan sebuah lagu baru berjudul "Mr. President" kepada para penggemarnya.

Pria tambun yang menghadapi gugatan pelanggaran hak cipta ini mem-posting sebuah pratinjau lagu tersebut dengan durasi 30 detik. Di dalam lagunya, Dotcom meminta presiden Amerika Serikat Barack Obama untuk membuka kembali situs MegaUpload.

"Kita harus menunjukkan orang-orang yang mengubah inovasi menjadi kejahatan," bunyi lirik lagu tersebut, seperti dilansir 3News, Jumat (13/7/2012).

Setelah merilis pratinjau lagu itu, Dotcom menulis di akun Twitter-nya, menyatakan lagu tersebut sebagai "Himne Kebebasan".

Mr. President sendiri bukanlah langkah pertama Dotcom dalam dunia musik. Sebelumnya pada Mei lalu, dia merilis sebuah lagu mengenai kampanye pemilu John Banks di 2010. Di dalam lagu itu, pria tambun ini menyanyikan reff yagn berbunyi, "Politikus itu mengalami amenesia lagi."

Selain itu, lagunya yang berjudul "The Good Life" juga pernah diputar di George FM pada awal tahun ini. Ketiga lagu tersebut dibuat melalui kolaborasi dengan penulis lagu dan produser Black Eyed Peas Printz Board.

Aneh, Polisi "Dukung" Kekerasan & Pornografi di Internet

Gesit Prayogi - Okezone
Jum'at, 13 Juli 2012 11:24 wib
detail berita
Ilustrasi (Foto: Getty Images)
TASMANIA - Kepolisian Tasmania mengambil langkah yang tidak biasa untuk merespon komentar kasar dan berbau pelecehan di Facebook. Bukannya bertindak, Ia justru meminta masyarakat untuk melupakan komentar-komentar tersebut.

Pihak kepolisian mengatakan, semakin sering menerima keluhan dan jumlahnya semakin meningkat. Namun, pihaknya menjelaskan penggunaan teknologi untuk melakukan tindakan tertentu bukan karena kehendak dirinya belum tentu merupakan sebuah pelanggaran. Demikian dilansir dari Itnews, Jumat (13/7/2012).

"Misalnya, keluhan diterima mengenai postingan komentar di Facebook yang berbau kata kasar dan pelecehan. Jika perilaku ini terjadi di tempat umum, itu pun tidak bisa dikatakan sebagai sebuah pelanggaran yang bisa dilaporkan. Ini bukan wewenang kami (kepolisian) untuk mensensor internet,"

Salah satu pejabat kepolisian, Luke Manhood justru meminta pengguna untuk melaporkan kejadian tersebut ke pemilik layanan jejaring sosial, Facebook. Bukan sebaliknya melapor ke pihak kepolisian.

"Polisi harus dihubungi ketika isi laporan berkaitan dengan tindak kejahatan langsung," terangnya.

Waspadai Teknologi IT Ancam Disintegrasi Bangsa

Ahmad Luthfi - Okezone
Selasa, 17 Juli 2012 16:24 wib
detail berita
Ilustrasi (Foto: Rpi.edu)
JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring menyatakan, faktor terjadinya pergolakan di suatu wilayah negara salah satunya bisa dipicu melalui pemanfaatan teknologi sosial media. Seperti yang pernah terjadi di negara timur tengah, Mesir misalnya, yang pada akhirnya mampu menggulingkan rezim otoriter pemimpin negaranya.

Dalam kesempatan pertemuan dengan wartawan di gedung BPPT II, Jakarta, Selasa (17/7/2012), Tifatul menjelaskan bahwa ada tiga faktor pencetus disintegrasi bangsa, salah satunya melalui pemanfaatan information technology (IT).

"Faktor yang menyebabkan disintegration nation itu, yang pertama itu adalah tidak terwujudnya the strong national leadership (kepemimpinan yang tidak kuat). Ini pernah dialami Indonesia pada 1998 sampai 2002, Timor Timur lepas, Papua bergolak, Ambon dan Ternate berdarah, Poso kerusuhan serta GAM di Aceh bergolak. Yang kedua (terkait hubungan sosial), rasa kebersamaan terganggu, ada kecurigaan (antar sesama). Dan ketiga, teknologi militer maupun teknologi IT," paparnya kepada wartawan.

Ia melanjutkan, perisitiwa yang terjadi di Negara Timur Tengah beberapa waktu lalu, hal itu adalah serangan yang bukan datang melalui kekuatan militer, tetapi dari sosial media. "Bagaimana pengaruh sosial media, mampu menggerakan masyarakat," tambahnya.

Sehingga, masyarakat yang memiliki kepentingan yang sama, dapat bersatu padu untuk bersama-sama menggulingkan kepala negaranya. Namun menurutnya, ini yang mesti menjadi perhatian, bagaimana pemanfaatan bidang IT ini bisa digunakan sebagai alat yang mampu mengembangkan sektor perekonomian dan pembangunan bangsa dan negara.

Dalam kesempatan itu, Tifatul mengungkapkan pentingnya visi terkait bidang IT. Ia pun mengatakan di 2045, Indonesia akan maju dan modern serta menempati peringkat ke delapan dengan Gross Domestic Product (GDP) sebesar USD16,8 triliun.